Gubernur juga ikut menyambut gembira atas kesediaan pihak investor akan ikut membantu pembebasan lahan jika pihak Pemda masih belum sanggup membebaskan lahan bandara Loleo nantinya.
“Insya Allah kita bebaskan lahan bandara namun investor bersedia melakukan pembebasan lahan jika Pemda belum menyanggupinya”ungkap Gubernur AGK.
Dijelaskan bahwa bandara Loleo nantinya merupakan bandara terbesar di malut dan Indonesia timur yang akan bisa melayani pendaratan dan penerbangan pesawat berbadan besar baik untuk penumpang dan pesawat kargo.
Kapasitas bandara Loleo itu jelas Gubernur akan bisa memenuhi kebutuhan kargo ekspor Maluku utara.
“Malut kan punya potensi ekspor perikanan, perkebunan, tambang dan lainya sehingga kehadiran bandara Loleo berkapasitas besar ini sangat tepat dan strategis”jelasnya.
Gubernur AGK menyampaikan pihak investor dan kementerian dalam waktu dekat akan mengunjungi lokasi bandara Loleo untuk menentukan pembangunan.
“Investor dan kemenhub dalam waktu dekat akan ke Sofifi untuk tinjau lokasi Loleo guna menentukan tentang pembangunan.insya Allah dekapan bulan lagi pesawat sudah terbang di bandara terbesar di Indonesia Timur,” pungkasnya.(***)
Komentar