Bangkai kapal kini telah tenggelam sepenuhnya, berada di perairan dangkal sekitar 50 meter dari bibir pantai Pulau Tagalaya. Upaya pencarian terhadap penumpang yang hilang akan dilanjutkan pada Minggu pagi (15/ 12/ 2024) pukul 07.30 WIT.
Insiden tersebut menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan pelayaran, khususnya di perairan Maluku Utara yang kerap dilanda cuaca ekstrem. Hingga saat ini, doa dan harapan terus mengalir agar korban yang hilang dapat segera ditemukan.
Komentar