oleh

Berkaca Kasus Halut, Ekonom Mukhtar Adam Warning “Mining Trap” Mengancam Sejumlah Daerah di Malut

-HEADLINE-452 Dilihat

TERNATE—Dr.Mukhtar Adam, ekonom dari Unkhair Ternate menprediksikan ancaman jebakan tambang mengintai sejumlah daerah di Maluku Utara.Selain persoalan lingkungan, ancaman PHK dan hilangnya royalti merupakan bom waktu jika tidak diantisipasi dengan baik.Kreatifitas Pemda-Pemda itu membangun sumber-sumber potensi non tambang yakni membangun pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan , pariwisata dan UMKM serta ekonomi kreatif adalah langkah cerdas menyikapi akhir dari masa keemasan pertambangan.

Baca Juga  M.Tauhid Soleman, Walikota Ternate Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Wafatnya Mantan Gubernur Malut

“Antisipasi dini sudah harus dibangun menuju akhir buruk dari ekstraksi tambang.Kehancuran tambang bukan hanya pada lingkungan yang memiliki kepastian, tapi efek lain pada PHK atas menurunnya produksi, yang berpotensi kekacauan sosial akibat investasi tambang”ujar dia mengingatkan.

Founder lembaga pemberdayaan masyarakat Kampoeng Malanesia SIDEGon ini mengatakan, Seiring boming tambang nickel di daerah Hamahera Tengah, Halmahera Timur M, Halmahera selatan dan kabupaten pulau Taliabu, sejumlah daerah itu saat ini sedang menikmati royalti tambang yang menggiurkan.

Baca Juga  Sambut Bulan Suci Ramadhan, RWQ Malut Akan Gelar Gerakan 1 Mesjid 5 Alquran.Bakal Salurkan 1.500 Mushaf dan 1.700 Buku Iqro

Namun dia mengingatkan, potensi tambang di daerah itu akan habis pada waktunya dan berpotensi mengancam potensi pendapatan dari tambang secara signifikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *