oleh

Kritisi Bungkamnya DPR-RI dan DPD-RI Dapil Maluku Utara, M.Reza A.Syadik : Indikasi Lemahnya Representasi Rakyat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

-HEADLINE-177 Dilihat

“Kalau situasinya terus menerus DPR-RI & DPD-RI Dapil Maluku Utara bungkam seperti ini toh, kita akan gaungkan perlawanan perdana dikumudian hari tepatnya 2029, perlu di ingat masa priodesasi berjalan hanya 5 tahun sekali dalam setiap mumentum”Warning nya.

“Dalam waktu dekat kita akan konsolidasikan dalam rangka menggelar demonstrasi di Senayan DPR-RI, Mabes Polri & Kementrian ESDM, sebagai peringatan awal genderang perlawanan berbunyi.”

Baca Juga  This Afternoon The Dream leader of The Hal-Sel People Arrival on Saruma Earth

Reza meminta Kementerian ESDM perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha PT. MRI dan PT. Smart Marsindo, guna memastikan bahwa tidak ada pemberlakuan semena-mena.

Problem semacam ini kata dia menunjukkan bahwa masih terdapat ketimpangan dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia, di mana kepentingan bisnis sering kali lebih diutamakan dibandingkan hak-hak masyarakat lokal.

Baca Juga  Makayoa Indonesia dan Ketua HAPMI :Selamat Pelantikan Bassam Kasuba-Helmi Umar Muchsin

Keengganan DPR-RI dan DPD-RI Dapil Maluku Utara untuk bersikap tegas terhadap persoalan ini semakin memperlihatkan lemahnya representasi rakyat dalam proses pengambilan keputusan, katanya.

Ditengah kepongahan legislatir dan senator Malut itu, Reza meminta “pemerintah daerah kabupaten halamhera tengah yang dipimpin oleh pak bupati Ikram Malan Sangaji dan pusat harus segera mengambil langkah konkret guna menegakkan keadilan lingkungan dan hak asasi masyarakat Pulau Gebe”tegasnya.

Baca Juga  Muhammad Kasuba Nyatakan Sikap Bersama Abnaul Khairat Mengutuk Keras Penistaan Guru Tua

Reza mengkhawatirkan “Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan hanya hak-hak warga yang terabaikan, tetapi juga keberlanjutan ekosistem Pulau Gebe yang terancam akibat eksploitasi yang tidak terkendali”ujar dia mengingatkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *