Dalam polemik tentang ijazah. Dr RISMON menanti kejujuran jokowi yang telah menjadi rakyat biass. Karena bukan presiden lagi.
Rismon Sianipar menanti kejujuran atas tudingan ijazah nya. Ijazah yang di pake saat sebagai walikota, gubernur dan presiden.
Sebagai prinsipal yang pernah menggugat kasus ijazah palsu Joko Widodo ke PN Pusat bersama sejumlah warga negara dari berbagai kampus ternama: Taufik Bahauddin UI Watch, Rizal Fafilah alumni Unpad, Hatta Taliwang Kandidat Doktor, Bambang Tri wartawan senior yang menulis Jokowi Undercover 1 dan 2.
Sangat mudah bagi Jokowi kalau dia jujur. Datang ke Pengadilan untuk membuktikan tudingan ijazah nya palsu. Dan itu di perlukan kejujuran. Tetapi tidak dia lakukan sampai dia tidak presiden lagi.
Jokowi tidak mengajarkan kejujuran. Padahal dia mantan kepala negara, kepala pemerintahan dan presiden. Apakah ketidak jujuran nya adalah buah dari revolisi mental yang di gaungkan selama menjabat presiden?
Atau tidak jujur, bohong dan khianati bangsa ini adalah agenda besar yang di lakukan oleh Jokowi selama ini? Apakah itu misi besar dia selama ini. Sehingga dia tidak berani berkata jujur dan berterus terang dalam kasus ijazah palsu nya itu. Dan itu adalah musibah besar di bangsa ini.
Komentar